Belajar dari Superoritas Orangtua Prancis Bagian 4

originals.id – Mereka tahu benar, otoritas tidak dapat ditunjukkan dengan melarang anak sambil berteriak dan menghardik. Sebagai tanda tidak suka, orangtua Prancis biasa memberikan tatapan tajam dengan mata yang dibuka lebar pada anak.

Tujuannya agar anakanak melihat orangtuanya sebagai fgur yang memiliki otoritas, maka mereka akan mendengarkan dan menuruti kata orangtuanya tanpa merasa trauma. Mereka tidak akan sering menimpali, membantah, atau menuntut negosiasi panjang seperti halnya anak-anak yang dibiarkan tanpa batasan jelas.

Memberi Contoh Dan Teladan Yang Baik

Ketika mengandung, saya ingin memiliki anak yang baik, saleh dan berbakti kepada orangtua, agama, dan bangsanya. Karena itu saya selalu menjalin kedekatan dengannya sejak dini untuk membantunya memiliki karakter positif. Saya pun memposisikan diri sebagai orangtua, teman, guru, dan sahabat. Supaya ia mau mengikuti aturan biasanya saya memberi contoh dan teladan yang baik karena anak adalah peniru ulung.

Jika ia tetap tidak mau diatur, saya berusaha memberi pengertian, pemahaman, contoh yang baik tanpa harus membentak, menghakimi, dan menghukum anak. Dalam hal makan, saya berusaha menuruti makanan yang diminta selagi itu baik dan sehat. Saya berusaha membantunya mengulang pelajaran sampai anak memahami dan bisa mengerjakan tugasnya sendiri.

Anak Jadi Pelindung Keluarga

Saya berharap kelak mereka menjadi anak yang kuat, pelindung keluarga, selalu mengingat siapa penciptanya, selalu menjadi anak yang tidak lupa bersyukur, menjadi anak yang cerdas dan sehat. Saya juga ingin menjadi sahabat mereka selamanya, menjadikan tempat mereka mencurahkan isi hati selain kepada penciptanya, menjadi pendidik, mengarahkan mereka, melindungi mereka, membimbing mereka.

Tentu ada kendala saat melakukannya. Si sulung misalnya, ia sulit mengontrol emosi ketika marah, jadi saya menyiasati dengan cara menenangkannya, “Gimana kalau marahnya diganti hug or kiss Mama?” Akhirnya dia bisa meredam amarahnya. Saya juga memberikan reward agar anak mau menurut, seperti ciuman atau makanan kesukaannya.